PSN Puskesmas Girimulyo 1 di Kalisonggo, Warga Diajak Jaga Kebersihan
Kalisonggo – Puskesmas Girimulyo 1 melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Padukuhan Kalisonggo pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan bersama kader Posyandu Menur Kalisonggo dengan menyasar rumah-rumah warga guna memantau potensi keberadaan jentik nyamuk penyebab penyakit demam berdarah.
Petugas melakukan pemeriksaan secara langsung ke rumah warga dan berhasil mendata hampir sebagian besar hunian di wilayah tersebut. Dari total 64 rumah yang diperiksa, ditemukan 31 rumah yang terdapat jentik nyamuk. Berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar jentik ditemukan pada tempat penampungan air di luar rumah, seperti ember serta wadah penampung air hujan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Kader Posyandu Menur Kalisonggo menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan secara langsung untuk melihat kondisi lingkungan warga secara nyata sehingga data yang diperoleh dapat menjadi bahan evaluasi bersama dalam upaya pencegahan demam berdarah.
Dari hasil pendataan tersebut, Puskesmas Girimulyo 1 mencatat Angka Bebas Jentik (ABJ) di Padukuhan Kalisonggo berada pada kisaran 51 persen. Secara nasional, target ABJ yang dianjurkan dalam upaya pencegahan penyakit demam berdarah minimal mencapai 95 persen. Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa masih diperlukan upaya bersama untuk meningkatkan kebersihan lingkungan dan mengurangi potensi berkembangnya jentik nyamuk.
Pihak Puskesmas Girimulyo 1 berharap dukungan dari pemerintah padukuhan, termasuk dukuh dan kader Posyandu, untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya pada tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Upaya pencegahan diharapkan dapat dilakukan secara rutin dan berkelanjutan melalui partisipasi aktif warga.
Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga membagikan larvasida atau abate kepada warga. Abate tersebut dapat digunakan pada bak atau tempat penampungan air untuk mencegah pertumbuhan jentik nyamuk. Warga juga diimbau untuk menerapkan langkah pencegahan sederhana seperti menguras tempat penampungan air secara berkala, menutup rapat wadah air, serta memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.
Melalui kegiatan PSN ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan semakin meningkat. Kerja sama antara petugas kesehatan, pemerintah padukuhan, kader kesehatan, serta masyarakat menjadi kunci dalam menekan potensi penyebaran penyakit demam berdarah di wilayah Padukuhan Kalisonggo.
Posting Komentar