Pengajian Rutin Lapanan Malam Minggu Legi - Februari 2026

Daftar Isi
Pengajian Rutin Lapanan Malam Minggu Legi Kalisonggo Februari 2026
Pengajian rutin lapanan malam Minggu Legi di Masjid Miftakhul Jannah Kalisonggo bersama Gus Ma’ruf Masduqi
Suasana pengajian rutin lapanan malam Minggu Legi di Masjid Miftakhul Jannah Padukuhan Kalisonggo, Sabtu (7/2/2026).

Kalisonggo – Sabtu, 7 Februari 2026, warga Padukuhan Kalisonggo kembali melaksanakan kegiatan pengajian rutin lapanan malam Minggu Legi di Masjid Miftakhul Jannah. Kegiatan yang menjadi agenda keagamaan rutin masyarakat ini dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan berlangsung dalam suasana khidmat meskipun cuaca sempat diguyur gerimis hingga hujan sedang.

Acara diawali dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Bapak Rois. Jamaah yang hadir mengikuti rangkaian pembacaan doa bersama dengan tertib sebagai bentuk penguatan nilai spiritual dan kebersamaan warga.

Memasuki inti acara, pengajian disampaikan oleh Gus Ma’ruf Masduqi dari Kauman, Nanggulan. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan berbagai pesan keagamaan yang dikemas dengan bahasa yang mudah dipahami jamaah. Pengajian diawali dengan pengantar yang menekankan pentingnya kecintaan terhadap kegiatan keagamaan. Disampaikan bahwa seseorang yang memiliki kecintaan terhadap pengajian biasanya akan merasa belum puas apabila belum mengikuti kegiatan tersebut.

Selanjutnya, Gus Ma’ruf Masduqi menyampaikan pesan yang dinisbatkan pada dawuh Kanjeng Nabi Muhammad SAW mengenai pentingnya kesederhanaan dalam kehidupan. Dalam penjelasannya, beliau mengajak jamaah untuk memahami makna hidup yang tidak semata-mata berorientasi pada kepemilikan materi, melainkan lebih menekankan pada ketenangan batin dan kedekatan kepada Allah SWT.

Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa dalam kehidupan terdapat dua hal yang bernilai baik namun sering kali tidak mudah diperoleh, yaitu rezeki yang halal dan teman yang dapat dipercaya. Melalui pesan tersebut, jamaah diajak untuk selalu berupaya menjaga kejujuran, amanah, serta kehati-hatian dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan pengajian rutin lapanan ini menjadi salah satu sarana mempererat tali silaturahmi warga sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat. Warga yang hadir mengikuti rangkaian acara hingga selesai dengan penuh antusias dan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Posting Komentar